Selasa, 23 Februari 2016

Windows 7 gagal booting berakhir dengan ganti harddisk

Hard disk hitachi yg lama

Laptop Asus A46C kesayangan saya minggu2 ini sakit, mungkin dia terlalu lelah menemaniku :( hiks. sedih rasanya. sudah beberapa kali blue screen sih, cuma saya abaikan dan saya lupa tulisan error bluescrenenya apa. Puncaknya kemarin senin, ketika pengen ngelarin kodingan, laptop saya booting lama banget, kalo nggak gitu boot loop gitu, dan berakhir dengan muncul pilihan startup repair. ketika saya startup repair, prosesnya lamaaaaaaaaa banget. ada deh setengah harian. kasian laptopnya idup terus :( akhirnya karena gak berenti2, saya force shutdown untuk kesekian kalinya dan saya bawa ke dokter laptop di Jogjatronik. Mas2 di sana bilang hardisk saya bermasalah. dan benar saja setelah dicek kesehatan harddisk saya tinggal 51% :( dan ada 300 an calon bad sectors. Mas2 servisan menyarankan ganti HD. setelah itu saya gugling harga2 HD 500GB, yang ternyata emang di kisaran harga 600an. akhirnya pilihan saya jatuhkan ke Seagate 500GB yang dijual 625rb. sekalian dipasang, dan stelah instal ulang laptop saya sehat lagi :) Puji Tuhan. memang saat2 tugas akhir kaya gini penyakit laptop pas jadi2nya. jadi inget jaman S1 juga gini. hehe. anyway, utk sementara, problem solved.

sekian dari saya,

Error saat install visual studio 2010: The request could not be performed because of an I/O device error.

Setelah  instal ulang kemudian saya memulai instal program yang saya butuhkan satu demi satu. Saya memulai dengan instal Microsoft Visual Studio 2010. Jadul banget ya? hehehe soalnya nanggung, program saya sebelumnya banyak yang pakai itu. Saat instal terjadi error sbb :  The request could not be performed because of an I/O device error. saat itu saya instal melalui DVD yang saya pinjem dari rentalan. 3x saya coba selalu berakhir dengan error tsb. setelah itu saya inget, masih nyimpen installer yang dulu sempat saya kopi dari kampus di HD saya. saya coba instal dan bisa. berarti kalo errornya kayak gitu, ada masalah sama CD nya. hehehe. oke problem solved.


sekian dari saya,

Tombol fn + f5 dan fn+ f6 (pengaturan Brightness) tidak berfungsi setelah instal ulang windows 7

Permasalahan yang sudah 2x terjadi setelah instal ulang windows 7 32 bit ke laptop asus A46C  saya. Biar nggak lupa penyelesaiannya, saya tulis di sini hehe.
Jadi setelah instal ulang, saya instal semua driver dari CD bawaan Asus, tapi itu sebenarnya driver utk 64 bit. cuma karena sudah terlanjur instal win 7 32 bit, yaudah deh terusin aja dulu karena keburu dipake. Mungkin ada beberapa driver yang gak cocok, aku langsung cuss ke web asus dan download driver2 nya satu2, kemudian aku instal lagi baru bisa deh fn f5 dan fn f6 nya. Ternyata permasalahan ada di driver Graphics. sebelumnya terinstal Standard driver, nah setelah aku instal yang abis aku download tsb, yg terinstal adalah Intel HD Graphics 4000. Supaya aman emang cari yang ada di web ASUS tersebut sih.

sekian dari saya,

Rabu, 17 Februari 2016

Query for pivoting in Microsoft SQL Server

sebenarnya ini sudah temuan lama, sekitar 3 tahun yang lalu, namun karena berhubung saya pakai lagi, dan jadi ingat lagi, jadi pengen share supaya tidak lupa :D query nya dituliskan dalam bentuk procedure. dulu saya ambil dari sumber lain, namun saya lupa dulu ambil dari siapa ^^v. Siapapun dia terimakasih ya sudah membuatkan query pivoting ini. Berikut query yang sudah saya sesuaikan dengan kebutuhan saya:

DECLARE 
@cols AS NVARCHAR(MAX),
@query  AS NVARCHAR(MAX);
                       
select @cols = STUFF((SELECT distinct  ','  + QUOTENAME(s.SUBKRITERIA) from SUBKRITERIA s inner join TOPSIS t on s.ID_SUBKRITERIA=t.ID_SUBKRITERIA where s.is_deleted=0 FOR XML PATH(''), TYPE).value('.', 'NVARCHAR(MAX)') ,1,1,'')
set
@query = 'SELECT kambing,' + @cols + ' from  (select k.kambing, s.subkriteria, t.nilai from topsis t inner join subkriteria s on s.id_subkriteria=t.id_subkriteria inner join alternatif_kambing k on k.id_kambing=t.id_kambing ) x pivot (min(nilai) for subkriteria in (' + @cols + ')) p '
execute(@query)

bagian yang diganti adalah bagian yg saya bold dan berwarna selain hitam ya...
keterangan:

  • merah: diisi dengan query yang menyelect row yang akan dijadikan column heading. column heading ini bersifat dinamis(bisa berganti jumlah dan namanya sesuai dengan yg kita select di query tsb)
  • ungu: diisi dengan nama kolom yg akan menjadi acuan pengisian data pivot
  • biru: diisi dengan query untuk mengisi kolom ungu dan kolom2 yang telah kita sebutkan di bagian merah
  • pink: data yang dipivot
  • hijau: nama kolom yang dipakai rownya untuk menjadi column heading pivot

maaf ya kalo penjelasannya agak ribet. diutak atik dulu, dicoba-coba sendiri, nanti pasti bisa. kalo bingung, tanya aja di bagian komentar yah. will be glad to help you :)

oiya berikut screencapture dari tabel yg belum dipivot. tabel di bawah masih di join lagi dengan tabel kambing dan subkriteria untuk mendapatkan nama kambing dan subkriterianya


dan taraaaa... ini hasil setelah diterapkan query pivot di atas



sekian dari saya, semoga bermanfaat :)

Minggu, 14 Februari 2016

Tentang Amarah dan Benci

Di bawah naungan zodiak Leo (entah itu berpengaruh atau tidak :D ) membuat saya jadi orang yang sedikit meledak-ledak (baca : ekspresif). Kalau marah meledak-ledak, kalau benci jadi sebel banget, kalau senang, senanggg sekali. 
untuk masalah amarah tadi, bagusnya, itu hanya berlangsung sebentar, setelah beberapa saat, amarah dan benci pun bisa reda. dan saya bisa menjadi biasa saja dengan objek yang membuat marah dan benci itu. setelah mengetahui karakter yang seperti ini, berdasar nasehat dudud, saya disuruh untuk lebih baik diam saja dulu jika merasa marah. memang susah, tapi saya tahu maksudnya baik, supaya tidak melontarkan hal-hal yang membuat saya menyesal akhirnya.

hal ini pun saya terapkan ketika saya sedang lapar mata (sedikit oot), kalau lagi jalan di mall, dan kepingin beli sesuatu, biasanya saya, langsung ngibrit aja. biar nggak kelamaan lapar mata dan akhirnya boros.

skip, 
tentang kebencian pun, saya akui, saya pernah benci dengan sesuatu, dan pada bulan, tahun pertama selanjutnya masih anyel kalau ingat tentang hal yg membuat benci itu. 
namun, setelah 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun, 5 tahun, 6 tahun berikutnya, lucunya ketika saya teringat tentang hal tsb, saya malah bisa ketawa-tawa sendiri, kok bisa dulu saya kayak gitu, dan kok bisa bisanya benci banget sama hal itu.

di saat itu terjadi, tanpa sadar memang benar kata orang time heals everything. termasuk amarah dan benci. bahkan membuat saya mudah melupakan dan memaafkan hal-hal yg membuat saya anyel dulunya.

terimakasih waktu :)

sekian dari saya,

Selasa, 02 Februari 2016

Tentang Memercayai

Kepercayaan mahal harganya. Sering banget denger kalimat ini tapi baru tahu 'rasa' dan efeknya sekarang. Sehubungan dengan posting ini, saya ingin merefleksikan sesuatu yang tengah dan telah terjadi beberapa minggu ini.

Jadi beberapa minggu yang lalu, ada orang yang bekerja di tempat saya, sebut saja A. si A mencuri sesuatu, dan ketahuan. Dan diduga, si A ini pernah mencuri juga, mungkin beberapa kali, tapi ini masih dugaan sih, namun kalau dari pengakuan yang lainnya, dugaan mengarah ke A sebagai pelakunya. Saya nggak ingin nuduh dulu kalo belum ada bukti. Namun pada hari itu, si A ketahuan. Kemudian, si A dan yang lainnya kita ajak duduk bareng, diskusi tentang masalah ini. Ervan juga tentunya ikut, dia yang menengahi. dari duduk bareng itu diperoleh janji bahwa si A akan memperbaiki kesalahannya dan tidak mengulangi hal itu lagi.

Oh ya sebenarnya masalah si A itu tidak hanya tentang pencurian, namun ada masalah-masalah lain yang sepertinya kurang enak kalau dijelaskan di sini.

okay, skip.
sekitar beberapa minggu dari peristiwa duduk bareng berkenaan dengan masalah si A, si A mengulangi kesalahannya. duh, padahal saya sudah belajar memercayai A lagi. dan Ervan pun memberi kesempatan untuk masih bekerja. Namun kali ini saya kecewa sekali kenapa dia seperti itu. si A pun masih berhutang beberapa duit, dan sebenarnya dia sudah berjanji untuk mengembalikan, namun sudah 2 kali mundur, karena saya dan ervan masih memberi kesempatan. Namun untuk yg terakhir, karena kami juga membutuhkan uang, kami berusaha menagihnya, bahkan sampai ke rumahnya, itu pun masih mundur lagi pengembaliannya. dalam usaha penagihanpun, cukup alot krn dia susah dihubungi dengan berbagai macam alasan dll.

apa yang si A lakukan membuat kami kecewa, namun hebatnya, Ervan masih memberi kesempatan dengan alasan belum ada pengganti. Namun saya tidak bisa mentolerir lagi apa yang dia lakukan karena kesempatan sudah diberikan berkali-kali dan kasus pencurian ini pun tidak kami laporkan yang berwajib, karena kami masih iba dengan keadaan keluarganya. saya menyarankan untuk mencari pengganti dia saja dan saya akan turun tangan jaga langsung hingga kami memperoleh pengganti A.

di sini sebenarnya, saya nggak tega, namun dalam kerja harus profesional dan ini dilakukan agar tidak menjadi duri dalam daging, dan bisa saja duri membusuk hingga membuat daging2 di sekitarnya membusuk. 

saya jadi mikir lagi, teringat quote yang saya sebutkan pertama bahwa sekarang susah banget untuk memercayai si A. 

jika ditarik hikmahnya, saya berharap, kelak saya tidak merusak kepercayaan orang lain kepada saya, (Amin) karena saya sendiri pernah merasa kepercayaan saya dikhianati. berdasar apa yang telah saya rasakan, mungkin saya dan ervan masih memberi kesempatan, namun bila kesempatan itu tidak dipergunakan sebaik-baiknya, malah akan lebih mahal lagi harga kepercayaan itu.


sekian dari saya,

who follows me