Jumat, 30 April 2010

ya Tuhan aku pengen pulang

aku lelah seminggu ini, Tuhan...kenapa setelah aku nemuin waktu yg tepat buat pulang, tapi malah ga bisa karena ada kuliah lapangan...aku pengen ijin tapi aku ga bisa. aku dah seneng bgd waktu itu, tapi sekarang cuma bisa nangis. belum lagi disaat sedih2nya kaya gini aku serasa kejatuhan batu besar "TUGAS" yang bertubi2. aku paham, kul di TF tugasnya emang begitu. dan aku terima itu. aku udah coba sabar... tapi apakah tugas tuh ga bisa berperasaan dikit??? dalam 2 minggu ini aku ngerasa sebagai minggu terberatku selama kul di TF ni. 2 paper yang aku belum tau ngerjainnya gmana, 1 project game, 1 responsi, 2 laporan,2 tugas laporan, 1 tugas sisdig yang aku ga donk gimana ngerjainnya...huahhhh...aku ga habis pikir ma dosen **ku, gila apa tu dosen??????
huahuhuhhuhuhu....sumpah pengen nangis teriak2...bapak, ibuk, adekkkk....

Rabu, 28 April 2010

Kami (wanita) pun tau :)

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah tokoh romantis yang dapat melukis seperti Jack Dawson dalam Titanic, maka itu kami tidak pernah minta kalian melukis wajah kami dengan indah, paling tidak saat kami minta kalian menggambar wajah kami , gambarlah, meskipun hasil akhirnya akan seperti Jayko adik perempuan Giant dalam film Doraemon, tapi kami tahu, kalian berusaha.

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan peramal seperti Dedi Corbuzier yang dapat menebak isi pikiran kami atau apa yang kami inginkan saat kami hanya terdiam dan memasang wajah bosan, tapi saat itu kami hanya ingin tau, sesabar apakah kalian menghadapi kami jika kami sedang sangat menyebalkan seperti itu, kami tidak minta kalian mampu menebak keinginan kami, setidaknya bersabarlah pada kami dengan terus bertanya “jadi sekarang maunya gimana?”

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah penyair sekaliber Kahlil Gibran atau yang mampu menceritakan kisah romantis seperti Shakespear, maka itu kami pun tidak meminta kalian mengirimi kami puisi cinta berisi kalimat angan-angan nan indah setiap hari atau setiap minggu, tapi setidaknya mengertilah bahwa setelah menonton film korea yang amat romantis itu, kami sangat berandai-andai kekasih kami dapat melakukan yang sama, meskipun isi puisi tersebut tidak sebagus kahlil Gibran, kami akan sangat senang –sungguh- jika kalian mengirimkannya dengan tulus dan niat. (bahkan meskipun ujungnya terdapat “hehe, aneh ya?”, kami akan benar-benar melayang, tuan)

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah setampan Leonardo Dicaprio, tapi tolong mengertilah itu sama sekali bukan masalah bagi kami, saat kami memuja-muja pemuda seperti itu, itulah pujian dan pujaan, tapi hati kami sungguhnya telah terikat oleh kalian, tuan. Mungkin saat itu kami hanya ingin tau apa pendapat kalian jika kami jatuh cinta pada orang lain, semacam mengukur tingkat kecemburuan kalian.

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah semenakjubkan John Nash atau sebrillian Isaac Newton, namun kami sebenarnya sangat menghargai bantuan kecil dari kalian meskipun hanya membantu mencarikan artikel dari internet, kami ingin menunjukkan pada kalian bahwa kalian lebih kami percayakan daripada Newton atau Galileo.

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah segagah Achilles pada film Troy, maka itu kami tidak pernah minta kalian mengikuti program peng six-pack an tubuh atau kontes L-men. Namun dengan kalian berhenti dan tidak pernah merokok, kami sangat akan memilih kalian dari Achilles manapun. Menyuruh kalian berhenti merokok adalah untuk meyakinkan diri kami bahwa kalian lebih gagah dari Achilles (karena tentu kalian akan kalah beradu pedang dengan Achilles bukan?).

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan Pangeran denga kuda putih yang akan melawan naga demi kami, karena kami pun bukan putri tidurnya, dan maka dari itu kami tidak pernah minta kalian melawan preman pasar yang pernah menggoda kami waktu lalu, tapi setidaknya, mengertilah tanpa kami harus minta, saat hujan lebat datang dan dirumah sedang mati lampu dan ayah ibu belum datang, kami hanya dapat mengandalkan kalian, maka itu temani kami walau hanya dengan sms dan telepon, karena menurut kami, berbincang dengan kalian adalah melegakan, maka itu jangan tradeoff (tukar) keadaan seperti itu dengan Game PES 2010 terbaru kalian itu (sangat mengesalkan!)

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah bayi yang harus diingatkan hal ini dan itu setiap waktunya, tapi mengertilah bahwa kami sangat merisaukan anda, kenapa kami mengingatkan kalian makan atau sembahyang, itu karena tepat saat itu, kami baru saja hendak makan atau sembahyang, maka itu saat kalian bertanya kembali atau mengingatkan kembali, kami akan jawab “iya, bentar lagi nih”

Kami, para wanita tau kalian bukanlah Romi Rafael yang pandai menyulap saputangan menjadi bunga, maka itu kami tidak pernah meminta hal hal semacam itu, namun mengertilah bahwa melihat bunga rose di pinggiran jalan itu menggoda hati kami, bahkan meski kami tidak suka bunga, pemberian kalian akan menjadi hal yang kami sukai, karena kami sebenarnya hanya sangat ingin menyimpan kalian saat itu, setelah malam kalian antar kami pulang, namun kami tahu kita harus berpisah saat itu.

Kami, para wanita tau kalian bukanlah Mr. Bean yang dapat membuat kami tertawa terbahak saat sedang bosan, maka itu jangan coba-coba menjadi juru selamat untuk mencoba membuat kami tertawa saat itu, karena kami tau kalian tidak mampu sekocak Mr. Bean dan malah hanya akan memperkeruh suasana, yang kami inginkan saat itu hanyalah memastikan kalian ada disamping kami saat masa-masa sulit meski hanya dengan senyuman menenangkan.

Kami, para wanita juga tau kalian bukanlah pemuda seperti Edward Cullen yang akan segera datang dengan Volvo saat kami diganggu oleh preman jalanan, namun setidaknya, pastikan kami aman bersama kalian saat itu dengan tidak membawa kami pulang terlalu larut dan mengantarkan kami sampai depan pintu rumah dan bertemu ayah ibu, (jangan hanya sampai depan gang, hey, tuan!)
Kami, para wanita tau kalian tidak akan bisa seperti ibu kami yang dapat menghentikan tangisan kami, namun tolong mengerti, saat kami menangis dihadapanmu, kami bukan sedang ingin dihentikan tangisannya, justru kami sangat ingin kalian dihadapan kami menampung berapa banyak air mata yang kami punya, atau sekedar melihat apa reaksi kalian melihat kami yang –menurut kami- akan terlihat jelek saat menangis

Kami, para wanita tau juga sebenarnya, bahwa kalian tidak akan punya jawaban yang benar atas pertanyaan, “aku gendut ya?”, kami sungguh tau, tapi saat itu kami hanya ingin tau, apa pendapat kalian tentang kami yang pagi tadi baru bercermin dan sedang merasa tidak secantik Kristen Stewart.

Kami tau, kalian adalah makhluk bodoh yang tidak peka dan terlalu lugu untuk percaya pada setiap hal yang kami katakan, tapi mengertilah bahwa saat kalian bertanya “baik-baik aja?” dan kami jawab “iya, aku baik-baik aja” itu adalah bahasa kami untuk menyatakan keadaan kami yang sedang tidak baik namun kami masih menganggap kalian adalah malaikat penyelamat yang mampu mengatasi ketidak-baik-baikan kami saat itu tanpa kami beritau, (tentu mestinya kalian sadari jika kami memang benar sedang baik-baik saja kami akan menambahkan perkataan seperti “iya aku baik-baik aja, malah tadi aku di kampus ketemu dengan dosen yang itu lho….*bla.bla.bla”)

Iya, kami sepertinya tau apa yang kalian pikirkan tentang kami yang begitu merepotkan. Tapi begitulah kami, akan selalu merepotkan kalian, tuan. Hal ini bukan sesuatu yang kami banggakan, namun inilah bahasa kami untuk mempercayakan hati kami pada kalian, jika kalian bukanlah pemuda yang kami percayakan dan kami butuhkan, tentu saja yang kami repotkan dan persulitkan bukan kalian. Kami makhluk yang amat perasa dan gampang merasa “tidak enak”. Kami enggan merepotkan “orang lain”.

Jika kami merepotkan dan menyusahkan, berarti kami menganggap anda bukanlah orang lain, tuan.

Kami tidak senang bermain-main, tuan pemuda. Maka tolong jaga hati yang kami percayakan ini. Kami mungkin mudah berbesar hati atau “geer”, tapi sekali kami menaruh hati kami pada satu pemuda, butuh waktu yang lebih lama dari menemukan lampu bohlam untuk menghilangkannya (bukan melupakan).

Kami akan sulit menerima hati baru setelah itu, karena kami harus membiasakan diri lagi. Padahal kami sudah terbiasa dengan anda, terbiasa melakukan semuanya dengan anda. Maka tolong, mengertilah tuan. Karena kami, wanita sungguh sangat tau sebenarnya kalian, pemuda, dapat mengatasi semua tingkah kami yang merepotkan ini.

sumber : kaskus

Jumat, 23 April 2010

masa depan ??????? hah!!!

"ini masa depanku??? xxx berani berkorban gag??" barusan denger seseorang bilang kaya gt. huh...rasanya iri campur sebel n dongkol gmana gt...Ya Tuhan, dengan mudahnya ada yang berbicara seperti itu. seakan dia ga mikir gimana pihak lain yang ngerasa kerepotan karena keinginan akan masa depannya itu..(untungnya aja yang ngerasa direpotin itu gapapa n bersedia direpotin) sedangkan AKU??? aku pun ga berani mikir tentang masa depanku muluk2 karena aku sadar!!!!!! aku ga punya apa2.. aku sangat menggantungkan masa depanku yang masi belum pasti hanya pada sebuah beasiswa... aku ngerasa kasian kalo aku tau bapak selalu cari utangan kalo berhadapan dengan masalah finansial...aku bersyukur masi diberi perasaan gag enag atau kasian seperti itu...setidaknya walopun keinginanku gag terpenuhi, aku masi bisa membantu ekonomi keluargaku.. saat aku ngerasa seperti ini tuh aku cuma bisa pasrah akan hidupku sekarang, hidup yg kurasakan sekarang terasa banged tidak adilnya(SEKARANG, dan aku berharap kelak keadilan akan berpihak kepadaku).ya sudah...aku menjalani kuliah yang bidang atau peminatannya sama sekali gag pernah kebayang sedikitpun dalam otakku, INI BUKAN BIDANGku(clara gag pernah berurusan dengan pemrograman dan komputer, melainkan hanya BIOLOGI da GEOLOGI!!!!!)...yang kujalani sekarang seperti bentuk kepasrahan saja(tapi bukan berarti aku gag berusaha lo ya...)dan semisal aku berada pada titik jenuh atau ngerasa capek ma yang kupelajari skarang, aku selalu mikirin keluargaku dan selalu berkata dalam hati kalo yang kupilih dan kujalani sekarang adalah hal yang SANGAT TEPAT dan SANGAT berarti buat keluargaku...dan titik2 air mata selalu jatuh setiap mikir kaya gini...tappi..Aku yakin Tuhan Maha adil...apa yang kualami sekarang pasti kan berbuah SANGAT MANIS pada waktunya kelak...yang perlu kulakuakn sekarang adalah belajar belajar belajar agar beasiswaku terus mengalir...dan kuliahku segera selesai...setelah selesai, lihat SAJA! aku kan buktikan kepada semua orang yang dalam hatinya pernah meremehkanku...bahwa dengan sikap NRIMO, bukan berarti aku gag bisa meraih yang aku pengen...justru ini menjadi batu loncatan buat masa depanku yang lebih baik.amin...Tuhan Yesus memberkati

Kamis, 01 April 2010

PERTOBATAN

apakah arti bertobat?? mohon ampun atas segala dosa??? yupp okee...tapi lengkapnya mungkin "menyesal ats segala dosa yang telah diperbuat n BERJANJI tidak melakukan dosa itu lagi". bertobat menurutku gampang dan susah... lho kok?? gampangmya itu pas kita menyesal(penyesalan gampang bgd munculnya waktu kita udah sadar kalo apa yg kita lakuin itu salah), susahnya karena meneurutku itu susah banget buat berkomitmen agar kita tidak melakukan dosa itu lagi...banyak sekali godaan setan dengan berbagai macam caranya agr kita terjerat ke dalam dosa... hemmm...tumben2an nih aku nulis tentang ginian... haha...karena mungkin sekalian curhat kali yah... ja



di aku bisa nulis gini*ga tau ada yang baca pa gag. mungkin ga da..cz emang gag menarik sama sekali* hehe kembali ke topik tentang tobat2 soto babat itu, sebenernya aku emang lagi ngerasa dalam masa pertobatan itu.. aku udah ngelakuin dosa yang sangat aku sadari dari dan sewaktu aku ngelakuinnya.. dosa apa itu?? yg jelas itu urusanku ma Tuhan..
pada masa prapaskah ini emang aku belum ngaku dosa sejak natal taun kemaren(ampuni aku Tuhan)..karena yaaa...sifat manusiaku yang suka mengulur2 waktu n akirnya ga jadi...hmm jahat banget ya aku sampe Tuhan aja aku kesampingkan.. tapi pada minggu palma kemaren waktu misa aku ngrasa ada kekuatan yang dorong aku untuk bertobat..dari TUHAN?? we can say yes! ahaha sebab di gereja n ku lagi ngejalanin misa geto.. trus pulang dari gereja ada keinginan buat do di depan patung St. Yusuf...aku pek nangis Tuhan...ampuni aku.aku ngrasa berdosa banget...aku dah ngecewain Tuhan,ortu,n mungkin semua...jika bla bla blaaaaaaaahhhhh*tttttiiiiiiit* ...aku malu buat ngakuin di postingan ini... yang jelas aku ngerasa bener bertobat kali ini.. aku telah terperosok ke dalam jurang dosa tapi Tuhan gag diem aja. Dia nolong aku dan menarik aku dari keterpurukan...(untuk pihak yang mungkin ngrasa berkaitan ma postinganku ini, aku minta maaf sebesar2nya).
setelah aku menyesali kesalahanku ini, aku ngerasa jadi manusia baru...dari 0 hahah...kayak pom bensin ja...walaupun aku gag ngaku dosa di hadapan romo, tapi aku ngerasa paskah taun ini bener2 menolong aku..bener berarti...setidaknya buatku sendiri....Makasih Tuhan, syukur aku panjatkan ke HadiratMu karena tanpaMu mungkin aku tetep berdosa dan kotor. thx daddy-J :)

who follows me